masa darah muda cepat mengalir dalam diri
dan khayalan
serta sentimen masih memenuhi jiwa
ketika itulah ilham cerita ini aku susun
kisah yang mungkin akan orang berkata
seakan kau akan memgisahkan nasib sendiri
siapapun dia dalam cerita ini
ini adalah sebuah kisah dalam khayalan & rasa yang t'terbayang
hidupnya telah dirundung kemalangan sejak lama
terhimpit dalam sempitnya dunia & rasa yang t'terjawab
saya tidak tahu harus memulai dari mana
gemetar tanganku ketika memulai menuliskan ini
tapi...
hatiku memaksaku menulis
dan tanganku terus menuntun untuk tetap memulai
meski hilang akalku karena tidak tahu harus menulis apa
dan memulai dari mana
sebuah apel merah yang mungkin akan mengingatkanku pada awal kisah ini
mengajariku tentang bagaimana mengenal dunia yang kejam ini
dan terus menuntunku dilorong waktu t'berujung
setiap perjalanan itu telah terukir panjang kenangan
sepanjang perjalanan yang t'tentu arah
hingga berakhir dalam balut malam di atas sajadah
di tengah dinginnya malam
sepanjang perjalanan itu
kau lukiskan hari esok yang t'bisa ku bayang
kau terus ajak berlari dalam perjumpaan nun jauh
kau ajarkan aku berdiri di atas harapan & do'a
meski hari ini kita tidak bisa bersama
kelak kita pasti akan kembali dalam rasa itu
I hope going to heaven with you in the futur
Senin, 150116;23.57
Tidak ada komentar:
Posting Komentar